Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – Kabar membanggakan kembali datang dari MTs Negeri 1 Tanggamus. Dua tim peserta Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) Tahun 2026 berhasil lolos ke babak final tingkat Nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti semangat dan kemampuan murid MTsN 1 Tanggamus dalam mengembangkan riset serta inovasi di bidang sosial dan kemanusiaan.

Dua tim yang berhasil melaju ke tingkat nasional masing-masing mengusung penelitian dengan tema yang aktual dan dekat dengan kehidupan remaja. Kedua tim tersebut akan berkompetisi pada tahap final yang diagendakan berlangsung pada Oktober 2026 di Yogyakarta.

Tim pertama terdiri atas Fikri Aldzaki Rizman dan Farhan Azzaky Wahyudi. Keduanya mengangkat penelitian berjudul β€œLiving in Digital Illusion: Eksplorasi Pergeseran Self-Perception Remaja dalam Interaksi dengan Chatbot AI dan Filter Digital di MTsN 1 Tanggamus.”

Penelitian tersebut mengangkat fenomena perkembangan teknologi digital, khususnya penggunaan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dan filter digital, serta kaitannya dengan cara remaja memandang dan mempersepsikan dirinya. Tema ini dinilai relevan dengan kehidupan generasi muda yang semakin lekat dengan ruang digital.

Sementara itu, tim kedua diwakili oleh Alya Jennie Alvina dengan penelitian berjudul β€œAntara Kehormatan dan Kehadiran: Dilema Piil Pesenggiri dalam Budaya Patriarki dan Kaitannya dengan Fenomena Fatherless pada Siswi MTsN 1 Tanggamus.”

Penelitian Alya menyoroti nilai budaya Piil Pesenggiri dalam kehidupan masyarakat Lampung serta keterkaitannya dengan fenomena fatherless pada siswi. Kajian tersebut menjadi bentuk upaya murid untuk melihat persoalan sosial melalui pendekatan penelitian yang berpijak pada konteks budaya dan lingkungan sekitar.

Keberhasilan dua tim tersebut tidak terlepas dari pendampingan para pembina. Mereka didampingi oleh Echa Dian Anggraini, S.Pd., Siti Puji Rahayu, S.Si., dan Wiyati, S.Pd. Pendampingan dilakukan mulai dari proses penyusunan ide, pengembangan penelitian, hingga persiapan menghadapi tahapan kompetisi.

Kepala MTsN 1 Tanggamus, H. Ramdani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para murid. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

β€œKami sangat mengapresiasi kerja keras murid dan para pembimbing. Lolosnya dua tim ke tingkat nasional merupakan kebanggaan bagi madrasah. Semoga kesempatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi murid untuk terus mengembangkan budaya riset dan inovasi,” ungkapnya.

Ia juga berharap para peserta dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya menjelang babak final di Yogyakarta. Persiapan tidak hanya mencakup penguasaan materi penelitian, tetapi juga kemampuan mempresentasikan hasil riset dan mempertahankan gagasan di hadapan dewan juri.

Bagi MTsN 1 Tanggamus, capaian ini menjadi motivasi untuk terus membangun ekosistem madrasah yang mendukung kreativitas dan penelitian murid. Berbagai persoalan di lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk melahirkan gagasan yang bernilai dan memberikan manfaat.

Dengan lolosnya dua tim ke babak final KREASI tingkat nasional 2026, MTsN 1 Tanggamus siap membawa nama madrasah dan Kabupaten Tanggamus ke panggung nasional. Seluruh keluarga besar madrasah pun memberikan dukungan dan doa agar para peserta dapat tampil optimal pada final yang akan digelar di Yogyakarta, Oktober mendatang.

Dua tim, dua gagasan, satu semangat: membawa riset dan inovasi murid MTsN 1 Tanggamus menuju tingkat nasional. (Msd)