Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – MTs Negeri 1 Tanggamus melaksanakan kegiatan kokurikuler pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX sebagai bagian dari upaya madrasah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, serta mendukung penguatan karakter murid.

Pelaksanaan kegiatan kokurikuler melibatkan seluruh wali kelas yang bertindak sebagai fasilitator. Wali kelas mendampingi murid selama kegiatan sekaligus memberikan arahan agar setiap aktivitas dapat berjalan secara tertib, aktif, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Kegiatan kokurikuler menjadi salah satu ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga keterampilan sosial, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian.

Seluruh murid dari kelas VII hingga kelas IX mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama, murid diberikan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman dan aktivitas yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Murid kelas VII mengikuti kegiatan dengan tema “Mutiara Hikmah”. Melalui tema tersebut, murid diarahkan untuk menggali nilai-nilai positif, mengambil pelajaran dari berbagai pengalaman, serta menumbuhkan sikap reflektif dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Mutiara Hikmah menjadi ruang bagi murid kelas VII untuk belajar mengenali nilai kebaikan dan menerapkannya dalam kehidupan. Pendampingan wali kelas membantu murid memahami bahwa setiap pengalaman dapat menjadi sumber pembelajaran dan membentuk karakter yang lebih baik.

Sementara itu, murid kelas VIII mengikuti kegiatan kokurikuler dengan tema “Market Day”. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada murid untuk mengenal proses kewirausahaan, mulai dari mempersiapkan produk, menawarkan barang, berkomunikasi dengan konsumen, hingga melakukan transaksi.

Melalui Market Day, murid kelas VIII tidak hanya belajar mengenai kegiatan jual beli, tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola kegiatan secara sederhana. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan nyata.

Antusiasme murid terlihat dalam pelaksanaan Market Day. Berbagai ide dan kreativitas ditampilkan melalui produk yang dipersiapkan, sekaligus menjadi kesempatan bagi murid untuk belajar mengelola potensi dan sumber daya yang tersedia secara bertanggung jawab.

Berbeda dengan kelas VII dan VIII, murid kelas IX mengikuti kokurikuler dengan tema “Aku di Masa Depan”. Tema ini mengajak murid untuk mulai mengenali diri, menggali potensi, menyusun harapan, serta membayangkan arah kehidupan dan cita-cita yang ingin diwujudkan pada masa mendatang.

Kegiatan “Aku di Masa Depan” menjadi momentum bagi murid kelas IX untuk melakukan refleksi sekaligus merancang langkah menuju masa depan. Murid didorong untuk memiliki tujuan, mengenali kemampuan diri, serta memahami pentingnya pendidikan dan kerja keras dalam mencapai cita-cita.

Keterlibatan wali kelas sebagai fasilitator juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kokurikuler. Wali kelas tidak hanya mendampingi jalannya kegiatan, tetapi juga berperan dalam mengarahkan, memotivasi, dan membantu murid agar mampu mengambil peran aktif dalam setiap proses pembelajaran.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan memberikan pengalaman berbeda bagi murid. Pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi dapat dikembangkan melalui aktivitas yang mendorong interaksi, kerja sama, dan pemecahan masalah.

Bagi murid kelas VII, kegiatan kokurikuler juga menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan dan beradaptasi dengan lingkungan madrasah. Sementara bagi murid kelas VIII dan IX, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk semakin menguatkan pengalaman, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama.

Melalui kegiatan kokurikuler, madrasah berupaya memberikan ruang yang lebih luas kepada murid untuk mengenali potensi diri. Setiap murid memiliki kesempatan untuk berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan perannya masing-masing.

Kegiatan yang difasilitasi oleh wali kelas juga memperkuat hubungan antara guru dan murid. Pendampingan secara langsung memungkinkan wali kelas untuk mengenali karakter, potensi, serta kebutuhan murid dalam proses pengembangan diri.

Kepala MTs Negeri 1 Tanggamus, H. Ramdani, S.Pd., M.Pd., mendukung pelaksanaan kegiatan kokurikuler sebagai bagian dari proses pendidikan yang menyeluruh. Menurutnya, pembelajaran di madrasah perlu memberikan pengalaman yang dapat membentuk kemampuan akademik sekaligus karakter murid.

“Kegiatan kokurikuler merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada murid. Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun karakter, kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama, sehingga murid tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan akhlak yang baik,” ungkapnya.

Pelaksanaan kokurikuler juga menjadi bentuk komitmen MTsN 1 Tanggamus dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang murid secara utuh. Kegiatan dirancang agar murid dapat belajar dengan aktif, berinteraksi, serta mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.

Dengan keterlibatan seluruh murid dan wali kelas, kegiatan kokurikuler diharapkan dapat menjadi pengalaman positif yang memperkuat semangat belajar sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan MTsN 1 Tanggamus.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 1 Tanggamus terus berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk murid yang unggul, berbudaya, dan berakhlak mulia. (Msd)