Tanggamus, MTsN 1 (Humas) – MTsN 1 Tanggamus melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipatif menyikapi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu aktivitas pembelajaran tatap muka pada Senin–Selasa, 7–8 September 2026. Meskipun pembelajaran dilaksanakan dari rumah, proses belajar mengajar tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaan PJJ, guru MTsN 1 Tanggamus memanfaatkan berbagai platform digital untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik. Beragam media digunakan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik materi, di antaranya Zoom Meeting, E-Learning Madrasah, WhatsApp Group, YouTube, Google Drive, serta berbagai media pembelajaran daring lainnya.

Melalui Zoom Meeting, guru dapat melaksanakan pembelajaran secara langsung dan memberikan kesempatan kepada murid untuk berinteraksi, berdiskusi, serta menyampaikan pertanyaan. WhatsApp Group dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi, materi, tugas, maupun berkomunikasi dengan murid dan orang tua. Sementara itu, E-Learning Madrasah dimanfaatkan untuk menyampaikan materi, memberikan tugas, serta mendukung proses evaluasi pembelajaran.

Selain itu, guru juga memanfaatkan YouTube sebagai media pendukung pembelajaran. Materi dikemas dalam bentuk video yang lebih menarik dan mudah dipahami sehingga murid tetap dapat belajar secara mandiri dari rumah. Sedangkan Google Drive digunakan untuk membagikan bahan ajar, mengumpulkan tugas, dan berbagai dokumen pembelajaran.

PJJ ini menjadi bagian dari upaya MTsN 1 Tanggamus untuk tetap memberikan layanan pendidikan di tengah kondisi yang tidak memungkinkan pembelajaran berlangsung secara optimal di madrasah. Para guru terus berupaya beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital agar pembelajaran tetap aktif, kreatif, dan bermakna.

Kepala MTsN 1 Tanggamus H. Ramdani, S.Pd., M.Pd.  menyampaikan bahwa pelaksanaan PJJ merupakan bentuk komitmen madrasah untuk tetap memberikan layanan pendidikan dengan memperhatikan kondisi dan keselamatan warga madrasah.

“Keselamatan dan kesehatan seluruh warga madrasah menjadi prioritas. Namun demikian, proses pembelajaran harus tetap berjalan. Oleh karena itu, kami mengoptimalkan berbagai platform digital agar murid tetap mendapatkan pembelajaran meskipun dilaksanakan dari rumah,” ujar Kepala MTsN 1 Tanggamus.

Ia juga mengapresiasi kesiapan dan kreativitas para guru dalam melaksanakan pembelajaran daring.

“Kami mengapresiasi bapak dan ibu guru yang telah beradaptasi dan berinovasi dalam melaksanakan PJJ. Semoga pembelajaran tetap berjalan dengan baik dan murid tetap semangat belajar meskipun dalam kondisi yang berbeda,” tambahnya.

Melalui pemanfaatan berbagai platform digital, MTsN 1 Tanggamus menunjukkan bahwa keterbatasan kondisi tidak menjadi penghalang untuk terus memberikan pendidikan terbaik bagi murid. Tetap belajar, tetap semangat, dan tetap menjaga kesehatan serta keselamatan. (Msd)