Tanggamus, MTsN 1 (Humas) — Sebanyak 1.088 atlet pencak silat turut ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Raden Intan Championship II Tahun 2025 Piala Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL). Kejuaraan bergengsi ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet muda pencak silat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung dan sekitarnya.

Para atlet yang berlaga terbagi dalam tiga kategori usia, yakni tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 189 atlet, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 559 atlet, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 340 atlet. Tingginya jumlah peserta mencerminkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus warisan budaya bangsa.

Ketua Pelaksana Kejuaraan, Habiburahman, menjelaskan bahwa Raden Intan Championship II diselenggarakan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan prestasi pencak silat sejak usia dini. Selain itu, kejuaraan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan atlet agar mampu bertanding secara sportif dan profesional, serta mempererat silaturahmi antarperguruan, sekolah, pelatih, dan atlet pencak silat.

“Melalui Kejuaraan Pencak Silat Raden Intan Championship II ini, kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet pencak silat yang tidak hanya unggul dalam teknik dan prestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, menjunjung tinggi sportivitas, serta melestarikan nilai-nilai luhur pencak silat,” ujar Habiburahman.

Kejuaraan ini secara resmi dibuka pada Selasa (16/12/2025) dengan pemukulan gong oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL, Dr. Hervin Yoki Pradikta, M.H.I., yang mewakili Wakil Rektor III, bersama Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Lampung. Pembukaan tersebut disaksikan oleh Kasubbag Kemahasiswaan Devitha Anggun, S.E., M.M., para pelatih, official, serta seluruh atlet peserta.

Dalam sambutannya, Dr. Hervin Yoki Pradikta mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan ini dan berharap ajang tersebut mampu melahirkan atlet-atlet pencak silat berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah dan bangsa. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas, kebersamaan, dan sinergi dalam setiap pertandingan.

Kejuaraan Pencak Silat Raden Intan Championship II digelar oleh UIN Raden Intan Lampung melalui UKM Tapak Suci dan berlangsung selama tiga hari, 15–17 Desember 2025, bertempat di GSG KH Ahmad Hanafiah, Kampus UIN RIL.

Dalam ajang tersebut, atlet MTsN 1 Tanggamus turut menorehkan prestasi membanggakan. Dua atlet andalan, Quinsa Salsabila dan Nabila Kirania Almahyra, berhasil tampil gemilang dan masing-masing meraih Medali Emas pada kategori yang diikuti, sekaligus mengharumkan nama MTsN 1 Tanggamus di tingkat provinsi.

Kepala MTsN 1 Tanggamus, H. Ramdani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian prestasi para atlet. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras peserta didik, pembinaan yang terarah, serta dukungan penuh dari madrasah dan orang tua.

“Prestasi yang diraih oleh ananda Quinsa Salsabila dan Nabila Kirania Almahyra merupakan kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 1 Tanggamus. Ini membuktikan bahwa peserta didik madrasah mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan seni bela diri,” ujar H. Ramdani.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MTsN 1 Tanggamus, Asih Kurniasari, menyampaikan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi secara sehat.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi MTsN 1 Tanggamus untuk terus berlatih, berprestasi, dan menjunjung tinggi sportivitas. Madrasah akan terus mendukung pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui berbagai kegiatan positif,” ungkap Asih Kurniasari.

Dengan raihan dua medali emas tersebut, MTsN 1 Tanggamus kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat madrasah dalam mengintegrasikan prestasi akademik dan nonakademik.

In/ Rjr